@danuardik

Danu Ardi Kuncoro. Berkerja di Divisi Education @ednovate untuk membuat modul belajar bisnis dan jadi Digital Marketing @nalacity | Mempelajari Ekonomi Syariah di Program Ekstensi FEUI | cat-people | Expertise >> Social media, Social entrepreneur dan writer | Pencinta Hujan, cokelat dan kucing; tentunya juga kamu dan Tuhan mu.
Recent Tweets @danuardik
Posts I Like

with Tika, Fakhrul, Sefni, Faldy, Bani, Alfi, Akmal, Choirunnisak, Gema, Thanthowy, Cindy Jasmine, Ijonk, Monica Utari, Ega, Diah, Bani, Ashari, Goris, Hestia, Wahyu, Cintya, Aan, Tigor, Mentari☀️, Alfan, Nela Indah, Vikra, Wisnu, Evi, Prisilia, Haniva, Dwi, abdul, Septi, Raedi, Satabrasyahdin, Iqbal, Shaffira, oryza, Amalia, Abdul, Sarah, Alldo, Aprilia, Sansadhia, Devi, Akew, Kharisma, Vivi Khafilatul, Asterlia, irwan, Ragillia, Aldila Septia, Offie, Lisda, Luthi, Kusuma, Oryza, and Ariani – View on Path.

Ini lucu banget…. :3

rara-ratna:

tumbr1:

anindhito:

inungwn:

dokterfina:

biasanya ga suka kucing, tapi kalo ini kucingnya fina kasih nama : bluecat :*

uuunch.. suka sekali sama binatang bernama kucing ini. apalagi kalau kucingnya kayak gini :3

kucingnya fotojenik bingits! :3

#gemes

ampunn lucuuunyaaaa

Rekor terbaru MU…. Selamat… with Ridwan and Faldy – View on Path.

Sepekan lalu seharusnya saya memenuhi undangan untuk menghadiri Annual Meeting salah satu organisasi di bawah World Economic Forum di Geneva, dan setelah itu mau beberapa hari jalan-jalan di Paris. Sayangnya, visa saya ditolak, entah kenapa. Dugaannya karena nama belakang saya El Farizy dan sekarang sedang ramai urusan ISIS, atau karena alasan saya untuk transit di Perancis kurang kuat. Atau bisa juga karena kekhawatiran akan adanya kericuhan nasional, akibat gadis-gadis Swiss yang histeris saat tahu saya datang ke bandara sana. Alasan terakhir ini yang paling masuk akal.

Anyway, saat bayangan selfie di depan Eiffel atau pamer check-in FB di Swiss ini sudah di depan mata lalu runtuh begitu saja, rasanya agak perih juga. Seperih luka cacar yang tertusuk anak panah yang terbakar; nanar (naoon deui). Yah, wajar lah, tiket pesawat dan undangan sudah di tangan, lalu batal karena visa gagal; pedih. Tapi saya mencoba menghibur diri dengan mengeja kalimat klasik: “mungkin belum jodoh”.

Nggak lama setelah itu, saya curhat ke teman warga Perancis yang tadinya mau ditumpangin, dan dia membalas dengan heran, yang dalam terjemahan bahasa condetnya: “yaelah bro, kenapa kagak bilang ke gua dulu dah sebelomnye, gua punya banyak kenalan konsulat disono!”. Hmm, bener juga. Kenapa nggak minta bantuan dia ya? Kenapa juga nggak nanya ke teman saya yang mungkin punya pengalaman yang sama? Kenapa pasrah gitu aja diurus host saat pengajuan banding pasca ditolak? Dari situ saya berpikir, benarkah ini memang belum jodoh, atau memang saya yang kurang keras memperjuangkan?

Tetiba saya teringat curhat teman saya yang gagal bisnis lalu berucap “yah, bukan takdirnya, mungkin Allah punya rencana lain”. Saat itu saya terheran, karena tahu betul bahwa dia mengurus bisnis asal-asalan, terlalu cepat menarik investasi besar, serta mengelola dengan manajemen yang jauh dari profesional dan akuntabel. Lalu, kenapa takdir yang disalahkan? Yah, memang mungkin saja karena memang bukan takdirnya; tapi bukankah mungkin juga karena usahanya yang kurang keras dan cerdas? Yah, memang bisa jadi karena Allah punya rencana lain; tapi bukankah bisa juga karena kita yang lemah dalam mengeksekusi rencana yang ada? Di detik itu saya dibelai kembali dengan ayat tentang Allah yang tidak akan mengubah nasib suatu kaum tanpa adanya upaya perubahan dari kaum itu sendiri.

Ya, takdir mensyaratkan adanya optimalitas perjuangan. Saya setuju dengan salah satu analogi yang menariq dari Pidi Baiq (biar berrima); bahwa takdir itu seperti kalkulator. Jika kita menginginkan hasil 9, maka kita bisa mengetik “2+2+2+2+1=” atau “7+1+1=” atau “9=”. Dengan kata lain, hasil yang diharapkan dapat ditempuh dengan jalan yang berbeda, tapi by default masing-masing tetap mengharuskan adanya pemenuhan syarat dan kesatuan proses, sunnatullah; kecuali Allah berkehendak lain. Yang disayangkan, kadangkala kita menyalahkan kalkulator saat hasil yang keluar 4 dan yang diharapkan 25, padahal kita mengetik “1+3=”.

Yang lebih menarik, dalam Islam, satu amal divaluasi dalam sebuah runtutan yang integral. Mulai dari niat (pre-action), ikhtiar (in-action), tawakkal (pre-result), dan sabar serta syukur (post-result); hasil (result) adalah hak Allah. Kita dituntut untuk memiliki niat yang lurus dan mulia, ikhtiar yang keras dan optimal, bertawakkal apapun hasil yang kelak Allah tentukan, lalu bersabar dan bersyukur terhadap hasil yang kita dapatkan. Tanpa adanya optimalitas holistik di setiap prosesnya, amal kita tidak akan dinilai secara maksimal. Nah, bayangkan jika setiap diri kita memenuhi ini; maka kita akan jadi manusia yang memiliki motivasi besar dan murni (niat), dengan etos kerja tiada henti (ikhtiar), tanpa perlu diresahkan dengan hasil melalui kepasrahan diri (tawakkal), dan terhindar dari kesombongan maupun penyesalan berlebih, apapun pencapaian yang kita dapati (syukur dan sabar). Mental ini akan mewujudkan hidup yang produktif, rendah hati, tenang, dan visioner, dalam waktu yang bersamaan. Dahsyat. Luar biasa. Biasa di luar. Dibiasakan keluar.

Maka, berkaca dari itu, saya malu jika hanya menyalahkan takdir, lalu melupakan evaluasi di setiap titik dalam amal diri. Sebelum berucap “ah, bukan jodohnya” saat hasil yang kita dapatkan tidak baik, mungkin kita harus berkaca untuk menilai apakah kita telah menempuh jalan dengan proses yang terbaik. Karena, itulah karakter diri yang seharusnya; memupuk niat yang terbaik, berusaha dengan kekuatan yang terbaik, sembari meyakini bahwa Allah memang selalu menjanjikan hasil yang terbaik.

Di bawah tenda biru pecel lele,
Salam sayang
Aa Ganteng

Gibran, CEO cybered – Read on Path.

Ternyata bisa juga expense hari ini Rp 0 . Bensin sisa kemarin, makan bawa dari rumah, cemilan dari temen kantor, kagak ada biaya parkir. Alhamdulillah… Lagi belajar mengatur keuangan pribadi, langkah awal dengan mencatatnya di andromoney. Semoga istiqomah. :D – Read on Path.

Love your job but don’t love your company……. with Ratna Wulan and Ega – View on Path.

Gue mau kasih hadiah ke luti yang romantis romantis Ahhhhh… 😜 – Read on Path.

trus dijawab…

bukan tak dianggap, tp dalam diam perasaan kita sudah seperti Idgham mutamaatsilain. Melebur jadi satu..

Dapet dari Gibran dan panji SI 😁 – View on Path.

Mengejar orang yang sedang menunggu seseorang itu melelahkan. Karena dia tidak menyebut orang yang dia tunggu lama sebagai yang telat datang, juga yang mengejarnya bukan yang segera datang. Secepatkilat apapun yang mengejar tetap bukan yang segera menetap dihatinya.

Kemarin malam habis denger cerita temen dari Papua yang masuk UI tanpa perencanaan, sedikit belajar, dan sedikit uang.

Tanpa rencana karena dia beli formulir hanya karena menemani temennya padahal dia sedang bangun bisnis di rumahnya.

Sedikit belajar karena dia anak stm yang sedang mau berbisnis, bahkan dia gak pernah dapet pelajaran biologi. Ajaibnya semua pertanyaan yang tidak dia tahu, dia jawab B. Hasilnya dia lulus teknik komputer UI.

Sedikit uang karena awalnya memang dia berbekal 25 jutaan. Karena tidak mengerti dia kena 20jt untuk uang pangkal dan 7,5jt untuk semester. Untung bisa dipotong setengahnya. Beruntungnya lagi, dia bisa dapat beasiswa langsung dari rektor dan dekan FT tanpa tes. How? Karena dia dateng langsung ke mahalum dan langsung minta bantuan.

Dia jadi satu satunya anggota keluarganya yang kuliah. Dia jadi anggota tim robot yang gak jadi anggota muda, tapi di tahun pertama langsung ikut lomba dan menang.

Gue jadi berfikir kalo hidup bukan hanya soal effort kita, tapi soal kepantasan. Dan itu dibentuk cukup lama. – Read on Path.

Every product or service has this period where it’s like—okay, you’ve made something awesome. How do you make money off of that?

Being cold…… – View on Path.

Buat kamu yang mau memantau dan membiasakan minum air putih setiap harinya, ada apps namanya : plan nanny. Merawat bunga dan tanaman sambil rutin minum air. Ada di android, windows phone, dan iPhone. Selamat mencoba. 😘 – View on Path.

Solitude is fine….. But – View on Path.